Labels

Rabu, 18 September 2013

Lakukan yang kau mau

“Bukan hanya menang atau kalah, tapi bagaimana kita bisa mengambil pelajaran dari semua yang telah kita lakukan”_lomba blog dishubkominfo Magetan 2013

Lomba blog dishubkominfo magetan 2013, aku tak menganggapnya sebagai kompetisi, tapi sebuah sarana belajar yang luar biasa. Awalnya, aku hanya iseng mengikuti lomba ini setelah melihat banner yang cukup besar di dekat jembatan Gandong 3 tentang info lomba ini. Akhirnya, dengan berbekal blog pribadi yang seadanya, meskipun aku hanya blogger abal-abal, akupun memberanikan diri mengikuti lomba blog. Ada dua artikel yang dilombakan, akupun mengirimkan artikel "Aku Suka nge-blog, kamu??" dan "Mimpi itu 100% Gratis". Jangankan berharap masuk tiga besar, masuk final pun aku tak pernah bermimpi. Bagaimana bisa masuk final, orang aku ga punya pengalaman nulis, track record nulisku keren banget, ujian ngarang bahasa indonesia dari jaman SD sampe SMA, sudah bisa dipastikan aku selalu mendapat juara pertama keluar kelas paling lama dengan nilai terendah.

Selain track record menulis yang “keren banget” itu, aku juga berpengalaman sebagai blogger yang luar biasa abal-abal. Aku mulai blogging tahun 2008 dan tahukah kamu kalau itu ga ada isinya, alias blognya kosong, ga pernah dikelola, paling-paling isinya ocehan curhatan kalau lagi sebel tapi ga bisa ngungkapin, ya udah nulis di blog aja,.. (Jangan ditiru!!) tapi tenang,.. aku ga pernah nulis yang ngejelekin orang-orang, nama selalu disamarkan. 

Kembali lagi ke lomba blog,.. pengalaman yang luar biasa, pengalaman pertama, alhamdulillah masuk final dan diundang untuk mempresentasikan blog, ga percaya?? Ya sama aku juga ga percaya, tapi ini kenyataan,.. hehe. Akupun mengikuti presentasi, meski awalnya aku ragu untuk mengikuti presentasi final, karena waktu itu ada kegiatan dikampus, revisi skripsi masih dibawa dosen, sementara aku pengin lulus cepet dan bisikan-bisikan setan yang lain,. Tapi,.. kapan lagi coba kesempatan ini datang, akupun tak mau menyia-nyiakannya. 

Dari semarang aku meluncur ke magetan, berangkat jam setengah 3 sore, dan sampai magetan sekitar jam 10 malem, maklum rumahku bukan di magetan kota, tapi di ujung dunia pelosok magetan. Bukannya langsung istirahat, tapi aku malah mempersiapkan slide presentasi, aku aku belum selesai membuatnya. Aku membuat power point sampai jam 1 dini hari. pagi harinya, setelah menyelesaikan aktivitas rumah tangga (kaya sudah berkeluarga aja), aku melanjutkan membuat sebuah video singkat dengan durasi 2 menit, maksudnya untuk media presentasi, biar ga bosen.

Ternyata,.. oh ternyata,.. kebayang ga sih betapa gedheknya, ketika ternyata presentasinya ga boleh pake ppt dan video, ya cuma nunjukin blognya tok. Wah ngganjelnya setengah mati aku sama panitia, mending aku tidur nyenyak dari pada ngedisain mati-matian ppt dan video yang akhirnya ga boleh ditampilin. Ini karena ada kesalahpahaman antara peserta dengan panitia, yang ngrasain itu bukan cuma aku, tapi hampir semua peserta bernasib sama.

Semua kegedhekan itu sedikit terobati ketika aku sharing dengan dengan peserta lain, speak-speaklah, dan aku banyak banget belajar dari mereka. Salut banget aku dengan pak Rochim, seorang peserta dari Semarang. Aku pikir yang ikut lomba Cuma orang magetan, jebulane dari luar kota juga, ketemu orang semarang lagi. Dari pak Rochim ini aku belajar banyak, bagaimana beliau yang seorang guru PKN di SMAN 5 Semarang ini melek banget teknologi, apalagi mengelola blog, blognya hidup banget, aku aja yang konon katanya masih mahasiswa males-malesan buat nulis, padahal kesibukannya apa sih, jika dibandingkan dengan beliau yang sudah bekerja. Beliau mau merelakan diri, meninggalkan kesibukannya untuk mengikuti lomba ini. benar-benar punya kemauan dan tekat yang kuat. Begitupun dengan peserta lain mas jads, pak seno, mb dianita, beliau-beliau ini guru-guru yang patut dicontoh, guru-guru yang mau terus belajar dan mau berbagi. Begitupun dengan peserta dari tingkat pelajar, masih anak kecil tapi mereka sudah memikirkan masa depan, sudah pinter-pinter.  Begitupun dengan juri-jurinya, komentar mereka sangat membangun dan memberikan inspirasi bagi kami. Komentar yang tidak hanya sekedar menjatuhkan, tetapi komentar-komentar yang bisa membuat kami bangkit dan memperbaiki diri, membuat kami termotivasi untuk bisa lebih baik lagi. Terimakasih banget buat para juri,..

Di akhir acara ada motivasi menulis dari mb Diana AV Sasa, pemilik blog www.filmbuku.com www.perpustakaan.dbuku.com dan penulis beberapa buku best seller. Cerita-cerita beliau membuat hati kecilku untuk menulis buku. Tak perlu takut kalau ga bisa nulis, kiat bisa belajar menulis dengan prinsip 3N (Nirokke, Nandhani, Nambahi). Ups,..itu bahasa Jepang apa bahasa Jerman ya?? Itu bahasa Jerman (Jejere Kauman). Nirokke artinya meniru, untuk pemula kita bisa meniru tulisan orang lain, dari penulis favorit kita misalnya, tapi jangan keterusan, ini hanya sebagai awal. Nandhani artinya memberi tanda, apa yang mau diganti ditandai. Nambahi artinya menambah, memberikan tambahan pada tulisan. Satu kunci yang harus tetap dipegang dan ini kunci ajaib kalau mau jadi penulis intinya adalah RUTIN. Bisa seminggu sekali, 3 hari sekali, dua hari sekali, intinya adalah rutin kita lakukan. Untuk menjadi seorang penulis, kita harus siap setiap hari menulis. Sebagai seorang pemula, dimulai dari menulis yang kita sukai dan kita bisa. Tulis apa aja yang kita lakukan. 

“tulis apapun yang kamu lakukan, karena itu adalah sejarah dirimu. Jangan berharap bisa menjadi orang besar ataupun bisa belajar sejarah, kalau kamu tak tau sejarah dirimu.”

Jangan melupakan hal-hal yang sederhana, tetapi semua dokumentasikan. Dokumentasi itu tidak hanya berupa catatan tertulis, tapi juga bisa berupa video atau rekaman suara. Kalau bahasa HACCPnya itu segala sesuatu, apapun yang kita lakukan harus ada record/ rekamannya, guna traceability alias kemampuan untuk melacak apa yang pernah kita lakukan. Ketika ada ide langsung record, ntar pengembangan idenya bisa dilanjutin kalau sudah punya waktu luang.
itu tadi sepenggal pengalaman dari lomba blog,.

“Semakin banyak apa yang kita lakukan, semakin banyak pula pelajaran yang bisa kita ambil dan bagikan”

INGET!!! Klo ada IDE langsung RECORD, OK!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar